Peraturan Pencak Silat: 5 Poin Dan 4 Teknik Dalam Pertandingan

Peraturan Pencak Silat
Peraturan Pencak Silat

Apa saja Peraturan Pencak Silat dalam pertandingan serta poin pencak silat?. Selain dilarang memukul alat kelamin lawan, anda juga harus bertanding sesuai dengan golongan umur. Berikut ini ulasan lengkapnya.

Indonesia memiliki warisan budaya yang berkaitan dengan ilmu beladiri bernama pencak silat dan hal ini dibuktikan dengan berdirinya banyak perguruan di beragam daerah. Terkait peraturan pencak silat, ada beberapa hal yang perlu dipahami sebagai pemula di olahraga ini, selain gerakan dasar pencak silat.

Bacaan Lainnya

Peraturan Pencak Silat Pada Saat Pertandingan Berlangsung

Peraturan Pencak Silat Aturan Dasar Area Pertandingan

Sesuai aturan yang disepakati pada setiap pertandingan pencak silat, aturan dasar yang perlu dipenuhi sebelum pertandingan digelar, meliputi:

  • Area yang digunakan sebagai tempat untuk menggelar pertandingan pencak silat umumnya berupa gelanggang persegi, dengan ukuran dasar 7x7m.
  • Lantai gelanggang yang digunakan untuk bertanding wajib dilapisi matras dengan ketebalan 3-5cm. Matras yang digunakan juga wajib dipastikan tidak memiliki permukaan yang licin, rata, serta tidak memantul. Secara umum, ukuran matras yang digunakan berukuran 9x9m.
  • Bidang area laga pencak silat berbentuk lingkaran dengan batas yang terbentuk antara gelanggang dengan bidang laga adalah 5cm melebar keluar. Agar mudah dibedakan, bidang laga dengan batas luar gelanggang umumnya memiliki warna yang kontras berbeda.
  • Bagian tengah bidang laga akan berbentuk lingkaran yang lebih kecil berdiameter 2m dengan lebar 5cm yang berfungsi sebagai batas pemisah saat pertandingan pencak silat berlangsung.
  • Seuai aturan standar, pertandingan pencak silat akan digelar dalam tiga babak, dimana durasi setiap babak adalah 2 menit dan waktu jeda 1 menit. Setiap wasit pertandingan berhak memotong atau menghentikan pertandingan apabila menjumpai satu atau lebih jenis tindakan kecurangan, seperti salah satu pesilat terjatuh akibat serangan yang dianggap tidak sah oleh wasit, salah satu pesilat melakukan pelanggaran tiga kali berturut-turut hingga menyebabkan pesilat tersebut didiskualifikasi, atau salah satu pesilat memukul kelamin lawan.

Cara menang pertandingan

Dalam peraturan pencak silat, ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh seorang pesilat untuk memenangkan pertandingan.

1. Menang Angka

Seorang pesilat bisa memenangkan pertandingan dengan meraih angka tertinggi setelah 3 babak pertandingan. Kategori menang angka juga diumumkan oleh juri, ketika hasil hitung angka yang dikumpulkan pesilat dari teknik yang ditunjukkan, jelas jumlahnya lebih banyak dari kubu lawan.

2. Menang Mutlak

Seorang pesilat masuk kedalam kategori menang mutlak apabila lawan terjatuh di bidang pertandingan setelah serangan dengan teknik sah dan tidak dapat bangkit hingga hitungan angka 10 selesai diucapkan oleh wasit.

3. Menang Diskualifikasi

Seorang wasit memberi keputusan seorang pesilat didiskualifikasi, ketika pesilat tersebut melakukan pelanggaran yang terlihat wasit dan mendapat peringatan 3 kali berturut-turut. Dengan demikian, pesilat lawan akan langsung diumumkan sebagai pemenang.

Baca Juga: 5 Tendangan Dalam Pencak Silat Ini Bisa Menaklukan Lawan

4. Menang Teknik

Kategori menang teknik umumnya diputuskan setelah tim dokter atau tim pelatih pesilat memberikan informasi bahwa seorang pesilat tidak sanggup lagi melanjutkan pertandingan setelah mendapat serangan dari pihak lawan dengan teknik yang dianggap sah.

Peraturan Pencak Silat: 5 Aturan Poin Dalam Pertandingan Silat

Setiap pesilat akan mendapatkan poin yang berbeda tergantung dari tindakan yang diberikan kepada lawan maupun sebaliknya. Berikut ini 5 Poin dalam pencak silat.

  • Kategori pesilat mendapatkan 1 poin, ketika pesilat berhasil menangkis serangan dan melakukan serangan balik kepada lawan. Memukul dalam pencak silat akan mendapatkan poin 1 ketika serangan berhasil terkena lawan.
  • Kategori pesilat mendapatkan 2 poin, ketika pesilat berhasil melakukan serangan kaki dengan teknik yang sah kepada lawan. Artinya, menendang dalam pencak silat akan mendapatkan poin sebanyak 2 poin.
  • Kategori pesilat mendapatkan 3 poin, menjatuhkan lawan dalam pencak silat akan mendapatkan poin 3. Artinya, ketika pesilat berhasil menjatuhkan lawan dengan teknik yang sah.
  • Kategori pesilat mendapatkan 4 poin, ketika pesilat berhasil mengunci lawan hingga lawan tidak bisa bergerak bebas selama 10 hitungan dari wasit.
  • Kategori angka tambahan yang bisa didapatkan oleh pesilat dari kerapian teknik berkisar 2-5 poin.

Secara umum, cara dapat poin pencak silat apabila tendangan, pukulan, atau teknik lainnya diarahkan pada area kaki, perut, dada, pinggang kanan kiri, serta punggung. Sasaran serangan yang akan mendapatkan poin selama pertandingan pencak silat dapat dipelajari dengan baik dan dilakukan secara cermat.

4 Aturan teknik serangan

Selain teknik Pukulan Dalam Pencak Silat, ilmu beladiri pencak silat juga memastikan pesilat bisa memenangkan pertandingan dengan penguasaan beberapa teknik lain, seperti:

1. Teknik Tendangan

Pada pertandingan pencak silat, ada beberapa jenis tendangan yang bisa dipraktekkan, yaitu tendangan A, tendangan C, tendangan T, dan tendangan melingkar. Untuk tendangan A, sasaran utama lawan adalah bagian ulu hati. Sementara itu, tendangan C sasaran utamanya adalah bagian tulang punggung atau tulang rusuk lawan. Pada tendangan T atau tendangan samping, sasaran utama adalah bagian dada atau tulang rusuk.

2. Teknik Tangkisan

Terkait dengan teknik tangkisan, seorang atlet di dunia beladiri pencak silat bisa melakukan beberapa jenis teknik tangkisan, seperti tangkisan dalam, tangkisan luar, tangkisan atas, dan tangkisan bawah.

3. Teknik Kuncian

Teknik kuncian umumnya digunakan untuk mengalahkan lawan dengan menyerang bagian vital, seperti leher, dagu, pergelangan tangan, selangkangan kaki, hingga area bahu. Teknik kuncian ini dapat membawa kemenangan kepada pesilat ketika lawan tidak bisa melanjutkan lagi pergerakan setelah dikunci dalam 10 hitungan.

Baca Juga: Tujuan Pencak Silat: Pengertian Dan Aspek Penting Silat

4. Teknik Guntingan

Teknik ini dalam peraturan pencak silat ditandai dengan jatuhnya lawan setelah diapit kedua kaki pesilat dalam bentuk seperti gunting. Sasaran teknik ini umumnya adalah bagian leher atau dada.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *