Teknik Lempar Cakram: Cara Melempar Jarak Maksimal

Teknik Lempar Cakram
Teknik Lempar Cakram

Bagaimana Teknik lempar cakram yang benar?. Dalam setiap cabang olahraga tentunya ada beberapa teknik yang dilakukan demi menunjang setiap gerakan olahraga tersebut. Tak terkecuali dengan olahraga lempar cakram. Olahraga lempar cakram termasuk dalam salah satu cabang olahraga atletik yang juga membutuhkan teknik dan peraturan lempar cakram yang unik

Meski jarang terdengar tetapi lempar cakram cukup banyak penggemarnya dan telah masuk dalam ajang Olimpiade. Pada awal perkembangannya, lempar cakram cukup populer di dunia Barat. Sedangkan lempar cakram masuk ke Indonesia dengan dibawa oleh orang Belanda.

Bacaan Lainnya

Mungkin tidak sedikit orang mengira jika lempar cakram ini sama dengan lempar lembing. Ada empat cabang olahraga atletik yang juga teknisnya juga sama dengan cara dilempar. Keempat cabang olahraga tersebut diantaranya adalah lempar cakram, lempar lembing, lontar martil dan tolak peluru. Letak perbedaan dari keempat cabang olahraga tersebut adalah pada jenis bendanya. Lempar lembing, lontar martil dan tolak peluru juga masuk dalam pertandingan Olimpiade.

Untuk olahraga lempar cakram, jenis benda yang digunakan berupa piringan atau cakram. Berat dari cakram antara 1 kg hingga 2 kg. Cakram dengan berat 2 kg untuk atlet pria sedangkan cakram dengan berat 1 kg untuk atlet wanita. Pemenang akan ditentukan dari hasil lemparan cakram jarak terjauh. Oleh karena itu, para atlet perlu menguasai teknik lempar cakram untuk mendapatkan lemparan terjauh sampai ke ujung Lapangan Lempar Cakram.

Ada beberapa teknik dasar lempar cakram yang perlu Anda ketahui terlebih jika Anda ingin berlatih bermain lempar cakram. Dengan mempelajari teknik dasar diharapkan Anda dapat lebih menguasai gerakan-gerakan dalam lempar cakram.

Teknik Memegang Cakram

Sebelum menguasai teknik lempar cakram lebih lanjut, Anda harus menguasai lebih dahulu teknik memegang cakram dengan benar sesuai dengan Materi Lempar Cakram. Karena cakram mempunyai berat 1 kg hingga 2 kg maka dibutuhkan kekuatan dan posisi tangan yang benar untuk menghindari cedera.

Letakkan ibu jari pada permukaan cakram dan keempat jari lain pada bagian pinggir cakram. Perhatikan persebaran dari keempat jari di pinggir cakram. Berikan jarak sedikit renggang dengan porsi jarak yang sama antar jari. Posisi cakram yang sudah tepat saat cakram melekat pada telapak tangan dengan titik berat cakram. Atau Anda dapat memastikannya dengan menggoyangkan lengan ke depan dan ke belakang seperti sebuah pendulum.

Untuk yang memiliki jari tangan lebar dengan jari panjang tentu tidak akan menemukan kesulitan. Tapi jika Anda memiliki jari-jari pendek letakkan tepi cakram lebih ke bagian ujung-ujung jari.

Teknik Awalan

Jika sudah menguasai teknik memegang cakram dengan benar, selanjutnya ada teknik awalan. Teknik awalan dilakukan sebelum melempar cakram. Ada dua teknik gerakan melempar cakram yaitu dengan awalan dan tanpa awalan.

Teknik lempar cakram dengan awalan dilakukan dengan gerakan berputar. Pegang cakram dengan posisi tangan kiri menghadap atas dan tangan kanan menutupi cakram. Gerakan berputar dibagi menjadi 3 macam yaitu 1 1/4 putaran, 1 1/2 putaran dan 1 3/4 putaran. Pastikan posisi Anda sudah tepat yaitu berdiri menyamping. Selanjutnya posisi kaki renggang selebar bahu dan sedikit kaki sedikit ditekuk karena kaki menjadi tumpuan badan.

Selanjutnya teknik lempar cakram tanpa awalan. Pastikan posisi tubuh berdiri menyamping arah lemparan dengan posisi kaki selebar bahu. Tekuk sedikit kaki dan pusatkan tumpuan berat badan secara merata pada kaki. Jika sudah tumpuan sudah tepat coba ayunkan cakram ke samping kanan belakang dan ke kiri. Anda bisa mengulangi gerakan ini 2 sampai 3 kali sebelum melempar cakram.

Teknik Membidik 

Teknik selanjutnya adalah teknik membidik. Usahakan untuk berada pada posisi berdiri dengan tubuh tegak dan bahu kiri mengarah ke titik target. Posisikan kaki selebar bahu dengan posisi lutut sedikit ditekuk. Kemudian pegang cakram dengan telapak tangan menghadap bawah. Sedangkan tangan lainnya  menahan cakram dari bawah.

Teknik Lempar Cakram

Sebelum melakukan lemparan, Anda dapat melakukan gerakan memutar sambil mengayunkan tangan satu setengah kali. Putaran cakram saat dilempar yang benar adalah searah dengan jarum jam. Melempar cakram menjadi langkah yang tidak mudah karena Anda harus mengerahkan tenaga dan mengatur sudut yang tepat agar mendapatkan kecepatan maksimal.

Teknik lempar cakram diawali dengan posisi berdiri dengan kaki dibuka selebar bahu. Pegang cakram menggunakan tangan kanan kemudian letakkan tangan yang memegang cakram di bahu kiri. Ayunkan ke belakang dan ke depan dengan titik maksimal. Putar badan ke arah target lemparan dan lepaskan cakram dari tangan. Tangan yang melempar cakram membentuk sudut 45 derajat.

Saat melakukan ayunan sebaiknya putar pinggul dorong tubuh menggunakan kaki kanan. Dengan memutar pinggul dan mendorong tubuh menggunakan kaki kanan bisa menunjang terciptanya tenaga yang lebih maksimal. Posisi sikap tubuh harus mengikuti gerakan memutar untuk menjaga badan setelah teknik lempar cakram.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *