Materi Lempar Cakram Lengkap Beserta Teknik Dasar

Materi Lempar Cakram
Materi Lempar Cakram

Lempar cakram merupakan salah satu cabang olahraga atletik yang dipertandingan di olimpiade maupun turnamen Nasional. Jika ingin menguasai olahraga ini maka tentu materi lempar cakram perlu dikuasai terlebih dahulu. Anda juga perlu mempelajari Materi Lempar Cakram secara mendalam.

Disebut lempar cakram karena olahraga ini menuntut atlet untuk melemparkan sebuah piring berbentuk cakram (bundar pipih) ke suatu jarak yang ditentukan. Tentu atlet tidak boleh melemparkannya begitu saja, karena ada beberapa peraturan lempar cakram yang harus dipatuhi.

Bacaan Lainnya

Olahraga ini sangat menyenangkan dan juga menyehatkan. Ada gerakan khusus yang harus dipelajari dalam melakukan teknik lemparan tersebut. Untuk lebih jelasnya, pada artikel ini akan dibahas secara ringkas tentang olahraga lempar cakram tersebut.

Pengertian Materi Lempar Cakram 

Saat perlombaan cakram diadakan, maka atlet harus melemparkan cakram tersebut sebanyak tiga kali. Cakram sendiri merupakan sebuah benda yang bahan dasarnya terbuat dari kayu, bentuknya seperti piring, dan di sekelilingnya dibuat dengan sabuk besi.

Lempar cakram sendiri masuk ke dalam cabang olahraga atletik, jadi saat perlombaan unsur atletik lah yang harus dilempar. Saat atlet melakukan lemparan, maka yang dinilai bukan hanya seberapa jauh cakram tersebut dilemparkan di Lapangan Lempar Cakram, tetapi juga melihat teknik yang digunakan.

Oleh karena itu gaya dan teknik melempar harus dilakukan dengan cara benar agar mendapatkan poin dari juri. Di sini lah yang membuat olahraga atletik ini semakin menarik dan digemari oleh banyak orang.

Gaya Dalam Lempar Cakram

Sebelum melakukan lemparan, maka atlet harus melakukan awalan dengan menggunakan gaya tertentu. Dalam hal ini terdapat dua gaya yang biasanya digunakan, yakni lempar cakram gaya samping, dan juga lempar cakram gaya belakang.

Lemparan Gaya Samping

Jika atlet melakukan awalan dengan lemparan gaya samping, maka dia akan mencondongkan tubuhnya ke arah samping, senada dengan tangan yang digunakan untuk melempar. Jika atlet menggunakan tangan kanan untuk melempar, maka tubuh dibuat condong ke arah kanan.

Sebagian besar atlet menggunakan tangan kanan saat melempar, jadi mereka juga membuat gaya ke samping kanan. Mereka bisa mengayunkan badan ke samping sebagai ancang – ancang membuat lemparan.

Lemparan Gaya Belakang

Ada juga atlet yang menggunakan lemparan gaya belakang sebagai awalannya. Jadi si atlet tersebut tidak mengarahkan badan ke arah samping seperti sebelumnya, tetapi mencondongkan badan ke arah belakang.

Biasanya gaya ini digunakan jika atlet tersebut mengincar jarak lemparan yang cukup jauh. Sehingga peluang cakram terlempar jauh semakin besar, berkat gaya yang digunakan. Hanya saja menggunakan lemparan gaya belakang tidak semudah lemparan samping.

Selain itu resikonya juga cukup besar, sehingga banyak juga atlet yang kurang nyaman menggunakannya. Kedua gaya tersebut tentu memiliki keunggulan dan kelemahannya masing – masing. Oleh karena itu atlet perlu memahami materi lempar cakram terlebih dahulu, sebelum melakukannya.

Teknik Dasar Lempar Cakram

Terdapat 4 teknik utama yang harus dipelajari dalam lempar cakram, karena teknik lempar cakram ini lah yang nantinya menentukan apakah lemparan akurat atau tidak. Keempat teknik tersebut adalah teknik memegang cakram, teknik awalan lemparan cakram, teknik melempar cakram, dan sikap akhir setelah lemparan.

Teknik Memegang Cakram

Teknik memegang cakram tersebut adalah dengan meletakkan cakram di tangan kanan (jika anda menggunakan tangan kanan), lalu 4 jari dibuka secara lebar, hingga memegang pinggiran cakram. Jari jempol bisa diletakkan di mana saja, sesuai dengan kenyamanan.

Dengan teknik ini, cakram bisa dipegang secara kokoh dan kuat, serta mudah dilemparkan nantinya. Teknik memegang ini harus dipelajari sebelum melemparkan cakram tersebut.

Teknik Awalan Lempar Cakram

Sebelum melempar, atlet juga harus melakukan teknik awalan lempar secara benar. Jika awalan yang dilakukan sempurna, maka hasil lemparan juga akurat nantinya. Awalan yang baik adalah memutar badan sesuai gaya yang digunakan hingga 1, 1 ¼ putaran.

Putaran tersebut bisa dilakukan  dua hingga tiga kali. Cakram tersebut nantinya harus diayun, lalu putaran badan dilakukan secara cepat. Dengan demikian cakram tersebut nantinya bisa dilempar dengan sempurna.

Teknik Melempar Cakram

Saat melemparkan cakram tersebut, maka cakram nantinya harus dilempar setinggi dagu dengan sudut 90 derajat. Lemparan harus dilakukan dengan putaran badan yang searah dengan jarum jam.

Posisi terbaik untuk melemparkan cakram tersebut adalah dengan melemparkannya sembari membuat badan condong ke arah depan. Saat melempar pandangan juga harus tetap fokus ke depan.

Sikap Akhir Setelah Melempar

Setelah selesai melakukan lemparan, maka kaki kanan yang sebelumnya di belakang harus sudah berpindah ke depan. Tujuannya agar tubuh atlet tidak keluar dari area lemparan tersebut. setelah itu kembalikan badan ke posisi semula, untuk mengakhiri teknik lemparan.

Jika ingin melakukan lemparan cakram secara benar maka teknik tersebut harus diikuti dengan baik pula. Itu lah beberapa materi lempar cakram secara ringkas yang bisa dipelajari. Anda juga bisa mempelajari Bagaimana Sejarah Lempar Cakram itu diciptakan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *