Senam SKJ: 3 Manfaat Dan Gerakan Senam SKJ

Manfaat Senam SKJ untuk Kesehatan Fisik, Mental dan Sosial Serta Mengetahui Gerakannya
Manfaat Senam SKJ untuk Kesehatan Fisik, Mental dan Sosial Serta Mengetahui Gerakannya

Senam SKJ atau Senam Kesegaran Jasmani adalah jenis senam/ olahraga paling umum di Indonesia. Bahkan, keberadaannya sempat populer di masyarakat karena diperkenalkan di berbagai tempat, seperti tempat kerja dan sekolah-sekolah.

Senam SKJ ini gerakannya mengikuti irama, baik itu iringan musik atau dengan hitungan mulut. Gerakannya cukup mudah dan menyenangkan sehingga siapapun bisa berlatih jenis senam ini. Dalam pelaksanaannya, senam ini biasanya dilakukan di tempat umum dan berkelompok.

Bacaan Lainnya

Manfaat Senam SKJ Untuk Kesehatan Fisik, Mental, dan Sosial

Tubuh perlu bergerak dan membakar kalori setiap harinya agar sehat. Dengan senam SKJ ini, badan akan lebih bergerak aktif. Selain itu, aktivitas ini juga dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan mental. Dengan demikian, senam SKJ ini sangat bermanfaat untuk kesehatan fisik, mental, dan sosial. Berikut ulasan manfaatnya;

Manfaat Senam SKJ Untuk Fisik

  • Dapat menjaga berat badan yang seimbang
  • Bisa menurunkan resiko serangan penyakit jantung
  • Berguna untuk menguatkan tulang, otot, serta persendian sehingga tidak mudah terkena osteoporosis.
  • Membantu menurunkan resiko penyakit diabetes 2 juga jenis kanker.
  • Membantu meningkatkan stamina.
  • Dapat membuat tubuh lebih rileks sehingga tidur lebih berkualitas.

Manfaat Senam SKJ Untuk Kesehatan Mental

Sementara manfaat senam SKJ untuk kesehatan mental adalah sebagai berikut;

  • Dapat meningkatkan konsentrasi
  • Dapat membantu mengatasi rasa cemas dan stres
  • Meningkatkan percaya diri
  • Membantu menciptakan mood atau suasana hati yang baik.

Manfaat Senam SKJ Untuk Bermasyarakat

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa senam SKJ ini dilakukan secara berkelompok. Itu artinya, senam ini juga bermanfaat jika dipandang dari sisi sosial. Berikut manfaat senam ini jika dipandang dari segi sosial;

  • Memberikan kesempatan untuk bersosialisasi juga berkenalan dengan orang baru.
  • Dapat mengurangi perilaku anti sosial, termasuk juga tindakan yang agresif dan mengganggu.
  • Membantu meningkatkan hubungan kekerabatan dengan keluarga, teman, dan masyarakat.
  • Dapat membantu mengembangkan keterampilan kerja sama dengan orang lain, baik itu warga ataupun rekan kerja.

Itulah manfaat yang dapat dirasakan dari senam SKJ. Manfaatnya menyeluruh. Tidak hanya untuk kesehatan fisik saja, namun juga bagus untuk kesehatan mental dan sosial. Tak heran jika senam SKJ ini dianjurkan untuk dilakukan di semua lapisan masyarakat, baik itu perkantoran, lingkungan rumah, juga sekolah- sekolah.

8 Gerakan Senam SKJ

Untuk bisa melakukan senam SKJ ini tidak memerlukan skill khusus karena gerakannya cukup mudah dan sederhana. Di Indonesia sendiri, gerakan senam kesegaran jasmani dikelompokkan dalam 3 bagian yaitu; pemanasan, inti, dan pendinginan. Bagaimana gerakannya? berikut ulasannya;

Pemanasan 

Gerakan pertama yaitu pemanasan. Gerakan ini bertujuan untuk melemaskan otot pada tubuh agar tidak mudah cedera saat melakukan senam. Beberapa otot yang dilemaskan antara lain; otot lengan, leher, pinggang, punggung, sampai kaki. Sebelum melakukan pemanasan ini, anda harus berdiri tegak dan pandangan ke depan. Kedua tumit dirapatkan dan kedua telapak kaki membentuk sudut sekepalan tangan. Sementara kedua lengan lurus di bagian sisi tubuh, telapak tangan menghadap ke dalam, jari-jari menempel rapat di paha.

Gerakan Inti 

Setelah pemanasan, selanjutnya adalah gerakan inti. Gerakan ini terdiri dari beberapa latihan untuk kekuatan tubuh, keseimbangan, dan ketangkasan. Dalam gerakan inti ini, anda akan melakukan beberapa gerakan untuk melatih stamina, kelenturan otot tubuh, juga pernapasan. Beberapa gerakannya seperti jalan, berlari, dan berlompat.

Pendinginan atau Relaksasi 

Untuk gerakan terakhir yaitu gerakan pendinginan/ relaksasi. Pada gerakan senam yang terakhir ini bertujuan untuk mengembalikan kondisi tubuh pada keadaan semula. Beberapa gerakannya yaitu; lengan lurus ke depan setinggi bahu secara bergantian, sementara kaki rapat, dan pandangan lurus ke depan. Setelah hitungan kelima, kedua lengan membuat lingkaran dari bawah ke atas di samping badan. Sementara pada hitungan ke 8, kedua lengan turun di samping badan.

Secara terperinci, berikut beberapa gerakan senam SKJ yang mudah dilakukan oleh siapapun.

Jalan di tempat 

Sebelum memulai senam, jalan di tempat adalah gerakan yang biasanya diterapkan. Gerakan ini bertujuan untuk mengurangi resiko cedera saat senam nantinya. Jalan di tempat dilakukan dengan menggerakkan kedua kaki bergantian. Tidak hanya itu, pesenam juga diharuskan untuk mengayunkan kedua tangannya ke depan dan belakang bergantian.

Kepala menoleh ke samping kanan dan kiri 

Tujuan dari gerakan ini adalah melatih kekuatan juga kelenturan otot leher. Posisi kaki dengan berjalan di tempat dan tangan diayunkan ke depan serta belakang sambil kepala menoleh ke kanan dan kiri.

Kepala miring kanan dan kiri 

Selain menoleh, kepala juga dimiringkan ke kanan dan ke kiri dengan posisi kaki yang masih berjalan di tempat.

Kepala bergerak ke atas dan bawah

Posisi kaki masih tetap berjalan di tempat dengan tangan diayunkan. Gerakkan kepala ke atas dan ke bawah agar otot leher lebih relaks.

Memutar bahu

Gerakan ini adalah untuk melenturkan dan melatih kekuatan otot bahu. Gerakan seperti ini dilakukan dengan posisi kaki melangkah 4 kali ke samping kanan dan kiri.

Itulah sekilas tentang gerakan senam SKJ. Untuk lebih lengkapnya, anda bisa menonton gerakannya di video secara online atau bisa langsung mengunjungi pusat kegiatan senam kebugaran di lingkungan terdekat anda yang mungkin juga memiliki komunitas Senam Lansia khusus orang tua.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *