Sejarah Lompat Jauh: Penemu Dan Gaya Lompat Pemula

sejarah lompat jauh
sejarah lompat jauh

Bagaimana Sejarah Lompat Jauh? Siapa penemu dan bagaimana perkembangannya. Setiap acara atletik, banyak terdapat perlombaan yang dilakukan dan menjadi tontonan kesukaan banyak kalangan. Apakah Anda merupakan salah satu peminat dan pemerhati dari olahraga atletik yang ada di dunia? Bagi Anda yang masih awam dalam hal ini, terkadang mengetahui sejarah dari beberapa cabang olahraga atletik dapat menjadi hal yang menyenangkan.

Kali ini, Anda akan diajak untuk melihat kembali bagaimana sejarah lompat jauh selama ini berjalan. Selain itu, akan dibahas pula mengenai gaya yang biasa dilakukan para atlet dari cabang lompat jauh ini. Perlombaan dari cabang olahraga atletik satu ini banyak digemari dan terdapat berbagai kompetisi yang diikuti dari berbagai kalangan usia dan juga pada tingkat lokal hingga internasional.

Bacaan Lainnya

Mengenal Sejarah Lompat Jauh dan Berbagai Gaya di Dalamnya

Sejarah Perjalanan Olahraga Lompat Jauh

Jika dilihat dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), lompat jauh memiliki arti yaitu cara melompat ke arah depan dengan menggunakan bertolak pada satu kaki saja untuk dapat mencapai jarak tertentu yang sebisa mungkin dapat dijangkau.

Jarak dari lompatan yang dilakukan oleh atlet sendiri dihitung mulai dari titik tumpuan yang digunakan sebelum melakukan loncatan hingga jejak pertama yang ditinggalkan oleh sang atlet setelah dirinya melakukan lompatan. Olahraga ini sendiri biasanya dilakukan pada sebuah lintasan tertentu dan atlet diharuskan untuk melakukan loncatan dengan jarak sejauh mungkin.

World Athletics mengatakan bahwa sejarah lompat jauh ini memang cukup panjang dan sudah lama ada di tengah peradaban. Olimpiade yang dilakukan untuk cabang olahraga lompat jauh ini pertama kali sudah ada dan dilakukan di Athena, Yunani pada tahun 1896 silam.

Pada tahun ini, lompat jauh sendiri baru mulai dilombakan dan masuk ke dalam dunia olimpiade. Padahal, sejarah lompat jauh ini mengatakan bahwa cabang olahraga ini sendiri sudah ada dari beberapa abad sebelumnya. Pada abad ke-13 atau berkisar pada tahun 708 Masehi, cabang olahraga olimpiade untuk lompat jauh sudah mulai ada saat dimulainya Olimpiade Kuno yang berada di Yunani. Olimpiade ini ada untuk membantu melaksanakan latihan bagi para pelaku militer perang.

Lompat Jauh Awalnya Untuk Militer

Dahulunya orang menganggap bahwa sejarah lompat jauh ini dapat membantu untuk melatih kemampuan ketangkasan para prajurit yang bergabung dalam perang. Ketangkasan ini berguna untuk mereka dalam menghadapi berbagai rintangan dan melompati jarak yang cukup lebar seperti jurang atau juga parit. Namun, teknik yang digunakan tentu saja berbeda dengan apa yang Anda lihat sekarang.

Menurut sejarah lompat jauh, pada zaman dahulu lompat jauh diawali dengan cara lari pendek, kemudian atlet perlu untuk membawa beban pada kedua tangan yang ada. Biasanya beban yang dibawa ini memiliki berat sebesar 1-4,5 kilogram. Seiring berjalannya waktu, kemudian lompat jauh berkembang dan mulai masuk pada olimpiade tahun 1896 untuk pria. Perlombaan lompat jauh yang dapat diikuti oleh wanita mulai pada olimpiade tahun 1948.

Dalam perkembangan sejarah lompat jauh modern, beberapa rekor sudah dipecahkan dalam pelaksanaan olimpiade modern. Jesse Owens pada tahun 1935 berhasil membuat rekor lompatan sejauh 8,13 meter. Pada tahun 1960, rekor ini berhasil dipecahkan oleh Bob Beamon dengan lompatan sejauh 8,90 meter. Kemudian, rekor ini pada tahun 1991 berhasil dipecahkan kembali oleh Mike Powell dengan lompatan sejauh 8,95 meter.

Gaya yang Digunakan Pada Lompat Jauh

Setelah membahas terkait dengan sejarah lompat jauh, kali ini akan dibahas mengenai gaya apa saja yang biasa dilakukan pada olahraga lompat jauh. Terdapat tiga gaya yang biasa dilakukan, diantaranya:

  1. Gaya Jongkok.

Gaya ini merupakan gaya yang sudah lama ada dan disebut sebagai yang paling tua di dunia. Teknik ini dilakukan ketika badan melayang di udara dengan fungsi untuk membantu tubuh mencapai kecepatan maksimumnya ketika mereka akan melompat. Kaki yang terkuat nantinya akan digunakan saat melakukan tolakan. Saat tubuh mulai melayang, tekuk dapat ditekuk ke atas. Kemudian, saat mendarat dapat diawali dengan menggunakan tumit kaki yang ditekuk sedikit.

  1. Gaya Berjalan di Atas Udara.

Gaya ini merupakan gaya yang paling banyak digunakan oleh atlet dan bisa dibilang cukup populer. Hal ini dikarenakan penggunaan gaya ini dianggap paling efektif dalam membantu menghasilkan lompatan dengan jarak terjauh. Sebelum tubuh melakukan tolakan, pinggang dapat diturunkan kemudian bagian paha dan kaki diayunkan saja secara bebas. Sembari itu, pastikan lutut lurus sendi mata kaki dan juga pinggang ketika mulai melakukan tolakan. Saat tubuh berada di udara, atlet dapat mencoba melakukan seperti berjalan. Kemudian saat mendarat, lengan beserta tubuh ditarik ke arah depan dan kaki diulurkan secara sesaat.

  1. Gaya Menggantung

Pada gaya satu ini, atlet dapat melakukannya dengan keadaan badan tegap. Kaki hanya perlu untuk diayunkanke arah belakang dan depan bersamaan dengan lengan. Saat mendarat, kaki dapat diluruskan ke depan dan bagian tumit melakukan pendaratan terlebih dahulu.

Setelah anda memahami gaya lompat, ada baiknya anda juga mengetahui Peraturan Lompat Jauh secara utuh. Agar anda tidak banyak terkena pelanggaran saat lomba nanti.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *