Lompat Tinggi Gaya Straddle: Pengertian, Sejarah, dan 5 Cara Melakukannya

Lompat Tinggi Gaya Straddle
Lompat Tinggi Gaya Straddle

Lompat tinggi gaya straddle merupakan salah satu jenis gaya dalam olahraga atletik lompat tinggi. Lompat tinggi gaya straddle juga dikenal dengan nama gaya guling.

Apa Yang Dimaksud Dengan Lompat Tinggi Gaya Straddle?

Gaya Straddle pada lompat tinggi adalah teknik lompat tinggi dimana seorang pelompat tinggi mendahulukan kaki pada saat melewati mistar atau palang. Pada saat melompat, posisi pelompat menghadap ke tiang mistar. Kemudian pada saat posisi melayang di udara, posisi kepala serta kaki pelompat melewati tiang mistar secara bersamaan.

Bacaan Lainnya

Sejarah Lompat Tinggi Gaya Straddle

Gaya straddle atau gaya guling perut pertama kali dikenal pada tahun 1930. Gaya ini pertama kali dipakai oleh pelompat Jim Stewart dari Amerika. Meskipun begitu gaya ini belum diakui oleh berbagai Negara sebagai gaya dalam lompat tinggi yang sah. Setelah tahun 1934, gaya straddle kemudian dengan pesat tersebar di berbagai negara.

Pelompat tinggi dunia P. Reavis, C Dumas dan masih banyak lagi banyak yang mampu melompat mistar dengan ketinggian 2,15 meter menggunakan lompat tinggi gaya straddle. Tak hanya itu, pelompat tinggi dari Rusia, V.Brumel bahkan pernah menciptakan rekor dunia dengan melakukan lompatan hingga 2.23 meter.

Keuntungan Menggunakan Lompat Tinggi Gaya Straddle

Ada beberapa keuntungan jika melompat dengan teknik lompat tinggi gaya straddle, yaitu sebagai berikut:

  • Berat tubuh bisa segera dibawa ke atas
  • Pada saat di atas mistar posisi badan tidur telungkup. Hal ini membuat jarak antara titik berat badan dengan mistar menjadi relative dekat
  • Gerakan mengkangkang pada saat melewati mistar merupakan gerakan yang normal sehingga mudah untuk dilakukan. Gerakan ini juga tidak terlalu membutuhkan banyak tenaga.
  • Pada saat di atas mistar pelompat bisa melihat mistar sesaat sehingga pelompat bisa mengendalikan gerakan yang diperlukan saja.

Bagaimana Cara Melakukan Lompat Tinggi Gaya Straddle?

  1. Pelompat bersiap melakukan awalan dari samping. Awalan langkah bisa dimulai dari 3,5,7, atau 9 langkah tergantung pada ketinggian. Yang terpenting dalam mengambil awalan adalah langkah ganjil.
  2. Lakukan tumpuan pada kaki kiri, ayunan kaki kanan ke depan
  3. Setelah kaki kanan/ kaki ayun melewati mistar, badan dengan cepat dibalik sehingga sikap badan di atas mistar menjadi telungkup.
  4. Usahakan untuk membuat pantat lebih tinggi dari kepala sehingga kepala menunduk
  5. Saat mendarat atau jatuh maka kaki kanan adalah yang pertama kali kena dan tangan kanan apabila menggunakan tumpuan kaki kiri. Lalu dilanjutkan berguling dengan menyusur punggung tangan dan berakhir di bagian bahu.

Beberapa hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Melakukan Lompat Tinggi gaya Straddle 

Setelah mengetahui teknik cara melompat dengan gaya straddle maka perlu memperhatikan beberapa hal seperti Materi Lompat Tinggi Gaya Guling Perut berikut ini.

Awalan

Saat melakukan awalan di lompat tinggi gaya straddle harus dengan cepat dan dilanjutkan dengan menikung dengan langkah sekitar 3,5,7,9 langkah. Tujuan dari melakukan awalan dengan langkah demikian adalah sebagai berikut:

  • Untuk mempersiapkan diri melakukan tolakan melalui irama awalan
  • Untuk mempersiapkan diri memperoleh sudut lepas landas yang tepat
  • Untuk menciptakan perubahan secara cepat  dari arah gerak horizontal menuju kecepatan vertical.

Tolakan

Tolakan yang baik adalah menggunakan salah satu kaki yang terkuat. Apabila melakukan tolakan dengan kaki kanan maka awalan akan dilakukan di sebelah sisi kiri mistar. Adapun tujuan dari melakukan tolakan dalam lompat tinggi adalah seperti di bawah ini:

  • Untuk mengembangkan kecepatan menolak
  • Untuk mendapat momentum untuk memutar yang dibutuhkan pada saat melewati mistar.
  • Untuk mengubah arah gerak dari gerak horizontal menjadi arah ke gerak vertikal.

Sikap badan di atas mistar.

Pada saat badan mencapai ketinggian maksimal maka badan diputar ke bagian kiri penuh dengan mendahului mistar, dan perut serta dada menjadi mkenmghadap ke bawah. Kaki tumpuan yang semula tergantung lalu ditarik ke dalam sikap kangkang. Pada momentum ini kaki kanan sudah turun dan tangan sudah bersiap untuk membantu pendaratan. Pada saat punggung berada di atas mistar, punggung akan berbentuk menjadi seperti busur yang melenting. Hal ini memiliki tujuan seperti berikut:

  • Untuk membawa bagian tubuh ketika melewati mistar agar tetap nyaman
  • Untuk membawa titik berat badan ke mistar dengan gaya sedikit mungkin tanpa menjatuhkan ataupun menyentuh
  • Bertujuan agar saat pendaratan badan jatuh dengan baik dan benar.

Pendaratan

Sikap mendarat merupakan sikap badan jatuh setelah melewati palang. Cara yang baik untuk melakukan pendaratan dalam gaya straddle adalah sebagai berikut:

  • Apabila pendaratan di matras maka posisi jatuh yang benar adalah sisi bahu serta bagian punggung terlebih dahulu.
  • Apabila pendaratan dilakukan di bak pasir, maka bagian badan yang mendarat terlebih dahulu adalah kaki. Ayun kaki kanan kemudian berguling ke depan, lakukan tumpuan pada pundak bahu kanan.

Demikian teknik atletik dan cara untuk melakukan lompat tinggi gaya straddle. Berikutnya, anda perlu memperhatukan apa saja Peraturan Lompat Tinggi yang harus dipatuhi. Agar tidak terjadi pelanggaran saat perlombaan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *