Cara Bermain Futsal: Teknik Dan Peraturan Bola Futsal

Cara Bermain Futsal
Cara Bermain Futsal

Bermain sepak bola sangat menyenangkan sekaligus menyehatkan. Tetapi bagi orang dewasa yang berusia 30 tahun ke atas, semakin sulit bermain sepak bola. Lapangan bola yang begitu luas sangat melelahkan menjelajahinya. Oleh karena itu banyak orang belajar cara bermain futsal, karena sama menyenangkannya dengan sepak bola.

Futsal sendiri sebenarnya sama dengan sepak bola, karena tujuan permainannya adalah mencetak gol sebanyak – banyaknya ke gawang musuh. Hanya saja terdapat beberapa peraturan yang sedikit berbeda, namun secara keseluruhan konsepnya sama.

Bacaan Lainnya

Cara Bermain Futsal Untuk Pemula dan Hal – Hal yang Penting Dipahami

Jika anda sudah terbiasa bermain sepak bola, maka pasti paham dengan permainan futsal tersebut. Berikut ini akan kami rangkum sedikit informasi tentang futsal, dan beberapa aturan permainannya.

Jumlah Pemain Dalam Futsal

Sepak bola merupakan permainan yang dimainkan oleh dua tim, demikian juga halnya dengan jumlah pemain futsal. Jika tim sepak bola terdiri dari 11 pemain, maka pada futsal setiap tim hanya memiliki 5 orang pemain. Satu orang penjaga gawang, satu penyerang, satu pemain bertahan, dan dua pemain tengah atau sayap.

Salah satu perbedaan mencolok antara futsal dan sepak bola adalah dalam futsal tidak ada istilah offside. Jadi penyerang bisa hanya berdiri di depan gawang lawan menunggu datangnya bola. Tidak adanya offside tersebut membuat kemungkinan terjadinya gol jadi lebih besar.

Pada futsal juga terdapat pemain cadangan yang jumlahnya 9 orang. Jadi saat tim futsal bertanding, akan dibawa 14 pemain ke area futsal tersebut. 5 pemain turun ke lapangan, dan 9 pemain lain menunggu di bangku cadangan.

Jika dalam sepak bola umumnya jumlah pergantian pemain hanya sebanyak 3 kali, maka dalam futsal pergantian pemain ini tidak terbatas. Nantinya semua nama pemain baik yang turun maupun pemain cadangan seluruhnya dicatat dan diserahkan kepada wasit sebelum pertandingan.

Ukuran Lapangan Futsal 

Jika ingin mengetahui cara bermain futsal maka penting juga memahami tentang ukuran lapangan dan masalah teknis lainnya dalam futsal. Ukuran Luas Lapangan Futsal jauh lebih kecil dibanding lapangan sepak bola.

Di Indonesia sendiri ditetapkan panjang lapangan futsal adalah 25 meter hingga 42 meter dan lebarnya dari 15 meter hingga 25 meter. Di tengah lapangan terdapat lingkaran kick off dengan diameter panjang sekitar 3 meter.

Lapangan futsal jenisnya sangat beragam. Saat ini ada 3 jenis lapangan yang umum digunakan, yakni Vinyl, rumput sintetis, dan juga Polypropylene. Untuk lapangan yang menggunakan Vinyl biasanya dibuat dengan ketebalan dari 5 hingga 8 mm.

Hal tersebut membuat lapangan semakin lembut dan tidak membuat pemain terluka saat jatuh. Sedangkan untuk rumput sintetis juga dibuat lembut dan menyerupai rumput asli. Bahan Polypropylene bentuknya mirip keramik, hanya saja permukaannya tidak terlalu keras.

Untuk futsal outdoor biasanya dilakukan di lapangan berpasir atau juga dengan rumput asli. Hanya saja saat ini lebih banyak ditemui lapangan futsal dengan sistem indoor.

Sistem Pergantian Pemain Dalam Bermain Futsal

Seperti telah disebutkan sebelumnya bahwa dalam futsal tidak ada batasan jumlah dalam pergantian pemain. ke Sembilan pemain cadangan tersebut berkesempatan untuk main, asalkan tetap 5 pemain yang turun ke lapangan.

Dalam sepak bola, saat hendak melakukan pergantian pemain, maka harus melaporkannya kepada wasit terlebih dahulu. Dalam futsal tidak demikian, pemain cadangan bisa langsung masuk menggantikan pemain lain, tanpa perlu menunggu konfirmasi wasit.

Syaratnya adalah pemain sudah meninggalkan lapangan, baru pemain cadangan boleh masuk menggantikannya. Di beberapa turnamen yang diselenggarakan oleh FIFA atau juga turnamen dari AFC, terkadang ditetapkan jumlah maksimal pergantian pemain tersebut.

Biasanya dibuat maksimal berganti 9 atau 10 kali. Hal ini tergantung pada keputusan penyelenggara turnamen tersebut. Saat ini sudah mulai rutin diadakan turnamen futsal internasional, dan Indonesia saat ini sudah mulai banyak menorehkan prestasi.

Tendangan Bebas Dan Tendangan Penalti Dalam Futsal

Dalam Teknik Dasar Futsal juga terdapat tendangan bebas dan tendangan penalti yang harus dikuasai. Tendangan tersebut diberikan ketika terjadi pelanggaran kepada pemain lain. Jika dianggap pelanggaran keras maka wasit akan memberikan peringatan berupa kartu kuning dan kartu merah.

Tendangan bebas bentuknya ada dua, yakni langsung atau tidak langsung. Tendangan bebas langsung maksudnya bola bisa langsung diarahkan ke gawang untuk menghasilkan gol. Sedangkan tendangan tidak langsung maksudnya, bola harus menyentuh pemain lain atau lawan, baru dianggap sah ketika terjadi gol.

Jadi saat tendangan tidak langsung, tidak boleh mengarahkan bola langsung ke gawang, karena gol tersebut tidak dianggap sah nantinya. Tendangan penalti diberikan wasit jika pelanggaran terjadi di daerah kotak terlarang, atau area kiper.

Tendangan penalti dalam futsal sama dengan penalti dalam sepak bola, yakni pemain berhadapan satu lawan satu dengan kiper untuk menendang bola tersebut. Itu lah beberapa hal yang penting anda pelajari dalam futsal jika ingin menguasai cara bermain futsal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *