Wisata Aceh: Rekomendasi 15 Tempat Wisata di Aceh yang Wajib Dikunjungi

Wisata Aceh
Wisata Aceh: Masjid Baiturrahman salah satu destinasi wisata yang wajib dikunjungi saat datang ke Aceh (source: wikimedia.org)

Wisata Aceh menjadi destinasi liburan menarik yang patut dikunjungi. Berada di barat Indonesia, Aceh hadir dengan berjuta pesona yang sayang dilewatkan. Provinsi yang mendapat julukan Serambi Mekah ini memiliki beberapa tempat wisata alam, religi, budaya, dan kuliner yang bisa mengisi waktu libur Anda.

Tempat Wisata di Aceh Bertema Alam

Untuk Anda yang ingin berkunjung ke Aceh, yuk intip beberapa tempat wisata Aceh yang mengangkat keindahan alam. Berikut daftarnya.

Bacaan Lainnya
  1. Pulau Rubiah

Rekomendasi tempat wisata Aceh yang pertama yaitu Pulau Rubiah. Tempa wisata ini terletak di Sabang sebelah barat laut Pulau Weh. Di tempat ini Anda dapat melakukan beberapa aktivitas menyenangkan yang tak akan terlupakan seperi diving dan snorkeling. Keindahan bawah laut Pulau Rubiah juga tidak perlu diragukan. Sebanyak 14 dari 15 biota laut dilindungi di Indonesia berada di pulau ini.

Keindahan ikan dan terumbu karang siap memanjakan Anda yang menyelam di dalam laut. Anda bisa mengabadaikan momen indah saat berada di pulau ini dengan berswafoto dan membagikannya di internet. Pemandangan di tempat ini sangat instagramble sehingga cocok untuk Anda yang senang eksis di dunia maya.

  1. Pulau Iboih

Masih seputar wisata alam, tempat wisata di Aceh selanjutnya yaitu Pulau Iboih. Pesona pulau ini sukses membuat tempat tersebut mendapat julukan pantai terindah di Aceh. Keindahan Pulau Iboih yaitu dilihat dari pantai pasir putihnya yang halus dan air berwarna hijau tosca atau biru cerah.

Aktivitas snorkeling dan diving dapat Anda coba saat datang ke pulau ini. Anda bisa menikmati pemandangan indah bawah laut yang tak terlupakan. Suasana tenang dan asri juga membuat liburan menjadi semakin nyaman. Lokasinya ada di Desa Iboih, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Subang, Banda Aceh.

  1. Pantai Lhoknga

Wisata Aceh ini cukup dekat dengan Kota Banda Aceh. Anda cukup menempuh jarak kurang lebih 20 kilometer untuk sampai ke lokasi indah ini. Pesona pantai ini terlihat dari warna airnya yang biru dan hijau tosca.

Bagi Anda yang senang olahraga air selancar, pantai ini sangat cocok untuk menjadi pilihan. Sebab Pantai Lhoknga memiliki ombak menantang dengan ketinggian 1,5 – 2 meter. Menjelang sore hari, Anda bisa menikmati pemandangan matahari terbenam yang sangat indah.

  1. Pulau Batee

Wisata di Aceh selanjunya bernama Pulau Batee. Lokasinya juga cukup dengan pusat Kota Banda Aceh. Anda cukup menempuh waktu kurang lebih 20 menit untuk sampai ke lokasi tersebut dari pusat kota Banda Aceh.

Pantai di pulau ini memiliki ombak yang tenang dan pantai yang landai sehingga cocok untuk Anda yang ingin bersantai selama liburan. Suasana tenang, udara segar, dan pemandangan indah sangat tepat sebagai destinasi relaksasi.

  1. Pulau Keluang

Tempat wisata Aceh selain Pulau Batee, yaitu Pulau Keluang. Pulau ini terletak ada di Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, Banda Aceh. Destinasi wisata ini memiliki pantai berpasir putih dengan batu besar yang terususun rapi di tepi pantai dan pohon hijau yang tumbuh disekitarnya. Pantai ini tak hanya menawarkan pemandangan indah namun juga suasana asri yang menenangkan dengan adanya pepohonan hijau.

  1. Ujung Seukee

Lokasi destinasi wisata Aceh ini ada di Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, Banda Aceh. Tempat wisata ini terkenal sebagai area memancing yang indah dan instagramable. Ada spot tebing yang indah ditambah dengan ombak laut tenang dan air jernih membuat pemandangannya semakin indah. Ditambah lagi saat matahari terbenam datang, pemandangan sunset di lokasi ini semakin memukau pasang mata yang melihatnya.

  1. Pantai Lampuuk

Pantai Lampuuk menjadi tempat wisata Aceh berikutnya yang bisa Anda kunjungi saat datang ke Serambi Mekah. Garis pantai di lokasi ini kurang lebih 5 km dari selatan utara. Pantai Lumpuuk memiliki pasir putih yang lembut dan tebing karang yang ada di ujung pantai.

Anda bisa melakukan beberapa kegiatan menyenangkan saat berkunjung ke tempat ini mulai dari berselancar, berjemur, berenenang, menikmati wahana air banana boat, dan kegiatan seru lainnya. Bagi Anda yang ingin menikmati pemandangan di pantai ini lebih lama, Anda bisa menginap di penginapan yang ada di sekitar pantai ini.

Wisata Aceh Bertema Sejarah

Aceh juga memiliki cerita sejarah yang semakin menambah kekayaan daerah ini. Kisah sejarah tersebut dapat dinikmati dalam bentuk bangunan yang menjadi destinasi wisata andalan. Berikut daftarnya.

  1. Museum Tsunami

Tahun 2004 silam, Aceh pernah dilanda peristiwa memilukan yaitu bencana tsunami yang memakan banyak korban jiwa. Untuk mengingat peristiwa tersebut maka dibangun Museum Tsunami. Di tempat ini, ada beberapa ruangan dengan fungsi yang berbeda.

  • Lorong tsunami. Pada bagian ini Anda bisa mendengar suara gemuruh dan kucuran air seperti saat tsunami datang. Cahaya di bagian ini juga sangat minim. Di sini Anda bisa merasakan ketakukan masyarakat Aceh tsunami beberapa tahun lalu.
  • Ruang kenangan. Bagian kedua yang bisa Anda lihat saat berkunjung ke museum ini yaitu ruangan berisi 26 monitor yang menjadi lambang tanggal kejadian tsunami pada 26 Desember 2004. Setiap monitor akan menampilkan foto dan gambar korban.
  • Sumur doa. Ruangan ini memiliki tinggi kurang 30 meter. Di dalamnya ada kurang lebih 2 ribu nama korban bencana tsunami. Ruangan ini menggambarkan kuburan massal pasca tsunami. Pengunjung yang memasuki tempat ini diperkenankan mengirimkan doa untuk korban sesuai agama dan kepercayaannya masing-masing.
  • Lorong cerobong. Ruangan ini merupakan sebuah lorong dengan lantai berkelok dan tidak rata. Desain tersebut dibuat bukan tanpa alasan. Ruangan ini menjadi simbol ketakutan, kebingungan, dan keputusasaan masyarakat Aceh pada saat itu.
  • Jembatan harapan. Dalam ruangan ini Anda bisa melihat 54 bendera dari 54 negara yang ikut membantu masyarakat Aceh saat bencana tsunami melanda. Bendera tersebut bertuliskan kata “Damai” yang ditulis dengan bahasa negara masing-masing. Kata tersebut menjadi simbol perdamaian dari Aceh di berbagai peperangan dan konflik sebelum tsunami menerjang.
  1. Masjid Raya Baiturrahman

Masih berhubungan dengan tsunami Aceh tahun 2004 silam, Masjid Raya Baiturrahman menjadi tempat yang sangat bersejarah. Di tengah porak poranda kekacauan akibat amukan air laut, tempat ibadah ini masih kokoh berdiri. Masjid ini bahkan menjadi tempat berlindung bagi masyarakat Aceh.

Dari sejarahnya, masih ini sudah ada sejak 1612 dibangun oleh Sultan Iskandar Muda yang merupakan Sultan Aceh pada saat ini. Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini juga menjadi destinasi wisata Aceh yang sangat sayang untuk dilewatkan.

  1. Rumah Cut Nyak Dien

Cut Nyak Dien merupakan pahlawan perempuan Indonesia yang berasal dari Aceh. Sosoknya sangat inspiratif terutama bagi kaum perempuan. Tempat wisata ini bukanlah rumah asli dari pahlawan wanita tersebut, namun hanya sebuah replika. Sebab rumah asli Cut Nyak Dien sudah terbakar pada tahun 1896.

Di dalam tempat wisata Aceh ini Anda bisa melihat berbagai arsip perjuangan Cut Nyak Dien dalam melawan penjajah. Letaknya ada di Desa Lampisang, Peukan Bada, Aceh Besar. Tempat ini sangat cocok didatangi bersama anak-anak untuk mengenalkan sejarah perjuangan kemerdekaan kepada anak-anak.

  1. Benteng Indra Patra

Tempat wisata di Aceh lainnya yang tak kalah bersejarah yaitu Benteng Indra Patra. Tempat wisata ini merupakan peninggalan kerajaan Hindu Budha yang pernah berkembang di Aceh. Meskipun Aceh terkenal dengan mayoritas penduduknya beragama Islam, namun pengaruh Hindu Budha juga pernah mendiami wilayah tersebut. Dibuktikan dengan berdirinya benteng ini yang diperkirakan sudah ada jauh sebelum Islam masuk ke Aceh.

  1. Kerkhof Peucut

Tempat wisata yang satu ini ada di Desa Sukamarai, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh. Kerkhof Peucut merupakan kompleks makam yang kental dengan suasana penjajahan Belanda. Di tempat ini Anda bisa melihat kurang lebih 2.200 nisan korban peperangan rakyat Aceh dengan Belanda.

Meskipun sebuah makam, namun suasana di tempat ini menyeramkan. Justru sebaliknya, Anda bisa menrasakan suasana yang rapi, bersih, dan rindang. Yang terpenting saat datang ke tempat ini yaitu sempatkan untuk mengirimkan doa untuk para pejuang kemerdekaan di tanah Aceh.

Wisata Aceh Bertema Kuliner

Setelah asik menikmati keindahan alam dan wisata sejarah Aceh, belum lengkap rasanya jika tidak mencicipi makanan khas Aceh. Sebagai destinasi wisata Aceh bertema kuliner, ada beberapa makanan khas dari Kota Serambi Mekah yang wajib dicoba.

  1. Mie Aceh

Yang pertama mie aceh. Makanan khas dengan cita rasa pedas ini sangat cocok dinikmati di segala suasana. Meskipun kini mie aceh sudah banyak ditemukan di berbagai tempat, tapi rasanya tidak afdol kalau tidak mencoba kuliner ini di tempatnya langsung. Ada banyak restoran dan cafe yang menyediakan menu khas ini antara lain Cofee Bay, REX, Yellow Cafe, RM. Mie Razali, dan masih banyak lagi.

  1. Ayam Tangkap

Destinasi wisata Aceh bertemakan kuliner berikutnya yaitu ayam tangkap. Makanan ini merupakan olahan ayam yang dilengkapi dengan bumbu rempah kemudian di goreng. Pelengkap makanan ini yaitu bawang putih, bawang merah, cabai hijau, dan daun temurai. Makanan khas ini biasanya disajikan bersama bumbu kecap dan nasi hangat. Beberapa restoran yang menyediakan menu ini antara lain RM. Cut Dek, RM. Hasan, dan RM. Aceh Rayeuk.

  1. Sate Matang

Makanan khas lainnya yang menjadi wisata Aceh berikutnya yaitu sate matang. Makanan ini berasal dari daging kambing atau sapi yang telah dilumuri lemak kambing atau sapi kemudian dibakar. Sate ini biasanya disajikan dengan bumbu kacang beserta kuah kaldu yang terbuat dari tulang sapi atau kambing.

Sumber:

  • https://acehtourism.travel
  • https://tempatwisataunik.com
  • https://acehtourism.travel
  • tempatwisataseru.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *