Gerakan Janin Kembar: 5 Tanda dan 9 Tahapan Perkembangan Kandungan

Gerakan Janin Kembar
Gerakan Janin Kembar

Ketika memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan, biasanya dokter juga akan melihat apakah janin yang berkembang tunggal atau kembar. Perkembangan janin kembar juga akan memberikan tanda-tanda pada sang ibu. Tidak jauh berbeda dengan kehamilan tunggal, namun intensitasnya bisa lebih kuat.

Tentu, gejala yang muncul pada tiap ibu hamil berbeda-beda. Oleh sebab itu, jika ada gejala yang berbeda sebaiknya berkonsultasi langsung pada dokter spesialis kandungan.

Bacaan Lainnya

5 Tanda Kehamilan Bayi kembar

Ketika seorang perempuan dinyatakan hamil, tubuhnya akan mengalami beragam perubahan fisik. Ini adalah tanda-tanda kehamilan yang paling awal terjadi. Pada perkembangan janin kembar, tanda-tanda ini bisa jadi sedikit berbeda.

  1. Morning sickness

Beberapa ibu yang hamil bayi kembar juga merasakan morning sickness terjadi lebih intens. Selain itu, ada pula kemungkinan berlangsung lebih lama bukan hanya pada trimester pertama.

Lebih jauh lagi, merasakan mual dan muntah hingga melewati usia kehamilan 14 minggu juga merupakan tanda hamil kembar. Untuk membedakannya dengan hyperemesis gravidarum yaitu muntah sangat sering dan berat badan turun, konsultasikan dengan obgyn.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Perawatan Kulit Sariayu

  1. Tubuh lesu

Pada beberapa minggu pertama kehamilan, sangat wajar jika ibu merasa lelah dan lesu. Meningkatnya hormon disertai dengan masalah terganggunya tidur dan meningkatnya frekuensi buang air kecil juga berperan dalam hal ini.

  1. Kadar hCG tinggi

Menurut sebuah studi pada tahun 2018, ibu yang hamil anak kembar akan memiliki kadar hormon hCG lebih tinggi. Ini adalah human chorionic gonadotropin, jenis hormon yang diproduksi tubuh saat hamil. Ketika melakukan tes dengan testpack, hormon inilah yang menentukan munculnya hasil positif atau negatif.

  1. Detak jantung ganda

Pada usia kehamilan 8-10 minggu, detak jantung janin mulai terdengar. Apabila dokter merasa mendengar detak jantung ganda, sangat besar kemungkinan Anda sedang hamil bayi kembar. Tentunya, perlu pemeriksaan lebih akurat dengan melakukan USG.

  1. Gerakan bayi

Tanda hamil kembar lainnya adalah mendeteksi gerakan bayi sedikit lebih awal dari usia kehamilan 18 minggu. Namun, sangat jarang gejala ini terjadi pada periode trimester pertama kehamilan.

9 Tahapan Perkembangan Janin Kembar Menjelang Persalinan

Menarik pula mengulik bagaimana tahap perkembangan janin kembar sejak awal hingga menjelang persalinan. Secara umum, berikut tahapannya

  • Minggu ke-6

Saat pemeriksaan USG, bisa terlihat dua kantung kehamilan yang menandai adanya bayi kembar. Sebagian besar ibu hamil akan melakukan beberapa kali USG untuk memastikan bayi tumbuh sesuai usianya.

  • Minggu ke-11

Tangan, kaki, wajah, hingga jari-jari mulai berkembang. Setiap bayi akan memiliki kantung kehamilan masing-masing, begitu pula dengan plasentanya. Bayi yang posisinya lebih dekat ke serviks akan diberi tanda huruf A.

  • Minggu ke-13

Si kecil sudah mulai bisa menghisap ibu jarinya. Selain itu, ginjal dan saluran kemih juga beroperasi. Bagian kepala bayi berkembang lebih menonjol ketimbang lengan dan tungkainya. Apabila sudutnya pas, bahkan bisa jadi terlihat jenis kelamin tiap bayi.

  • Minggu ke-14

Kelamin bayi semakin terlihat jelas. Tubuh bagian atas lebih proporsional dibandingkan dengan tubuh lainnya. Selain itu, tulang-tulang tubuhnya mulai mengeras dan membentuk tengkorak.

  • Minggu ke-18

Indra bayi semakin berkembang sehingga bisa mendeteksi cahaya dan suara di sekitarnya. Wajahnya juga semakin terbentuk. Ibu juga mulai merasakan gerakan janin kembar di dalamnya.

  • Minggu ke-20

Rambut dan kuku bayi terus terbentuk. Pada bayi perempuan, saluran vagina juga telah ada. Mengingat bayi tumbuh kian besar, manuvernya kian terbatas. Kerap kali, kepala kedua bayi bergesekan dan dipisahkan membran tipis di antara keduanya.

Baca Juga: Skinimalism: Pengertian, Manfaat, dan 6 Cara Menghemat Skincare

  • Minggu ke-26

Kuku jari mulai terbentuk sempurna. Kulit kepala dan bulu mata juga terus bertumbuh. Bahkan, rambut juga mulai tumbuh. Namun, seberapa banyak rambut bayi tentu berbeda-beda.

  • Minggu ke-28

Kedua bayi akan semakin bertambah berat badannya serta sudah bisa membuka mata. Gerakan bayi kian terbatas karena ruangnya semakin sempit.

  • Minggu ke-36

Beberapa pekan menjelang due date, dokter akan melakukan beberapa kali pemeriksaan USG untuk melihat posisi bayi di rahim. Kedua bayi biasanya akan berbaring dengan pipi berdempetan dengan terpisahkan membran tipis.

Kehamilan anak kembar tentu sangat menyenangkan. Namun tetap ingat bahwa ada risiko yang menyertai. Jadi, tetap fokus pada kesehatan dan lakukan antenatal care secara rutin.

Tak kalah penting, tanda hamil kembar tak bisa dipastikan hanya dengan menebak-nebak. Perlu ada pemeriksaan khusus dengan dokter spesialis kandungan menggunakan USG demi memastikannya. Lengkapi juga kebutuhan Vitamin dan Obat Suplemen yang direkomendasikan Dokter Kandungan ya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *