Jumlah Pemain Basket Tugas Posisi dan Fungsinya

jumlah pemain basket

Permainan bola basket adalah olahraga beregu yang dimainkan oleh beberapa pemain dengan peran yang berbeda-beda. Jumlah pemain basket dalam suatu pertandingan basket adalah 5 orang untuk starter dan 5 pemain untuk cadangan. Di berbagai kompetisi profesional jumlah pemain basket cadangan bahkan bisa mencapai 10 orang.

jumlah pemain basket

Namun untuk jumlah pemain basket yang bertanding di lapangan tetap 5 orang. Dengan metode pergantian unlimited yang disesuaikan dengan strategi pelatih.

5 Posisi Pemain Basket

Lima pemain basket ini mengisi peran masing-masing di lapangan atau lebih dikenal sebagai posisi pemain basket. Berikut kelima posisi tersebut:

Point Guard

Disebut juga pemain dengan posisi nomor 1, dan biasanya diisi oleh pemain yang memiliki ukuran badan paling kecil diantara pemain lainnya. Tugas utama dari PG ini adalah menjaga bola, mendribble, dan mendistribusikan bola ke rekan pemain lainnya.

Karakteristik skill yang dibutuhkan untuk mengisi posisi ini adalah handling ball, kecepatan, kelincahan, kemampuan passing diatas rata-rata, serta mampu membantu sebagai secondary scorer.

Dalam strategi bertahan, point guard bertugas untuk menjaga point guard lawan serta area top of key yang berada tepat diluar garis 3-point. Saat switching atau mismatching dengan pemain lainnya, minimal PG harus mampu menempel atau mempersulit pergerakan lawan baik saat membawa bola ataupun saat melakukan shoot (contested shot).

Point guard biasanya memiiki tinggi badan 180-195cm, untuk PG yg oversized dapat menjadi combo guard atau berpindah posisi ke shooting guard. Contoh PG terbaik saat ini diantaranya Steph Curry, Kyrie Irving dan D’Angelo Russell

Shooting Guard

Posisi ini sering disebut sebagai posisi nomor 2 atau satu tingkat diatas Point Guard, biasanya diisi oleh pemain yang memiliki physical frame yang lebih baik dari PG. Serta memiliki kemampuan scoring dan shooting dari beragam sudut lapangan.

BACA JUGA  Permainan Bola Basket: Materi, Sejarah, Peraturan, dan Teknik Dasar

Karakter skill yang harus dimiliki oleh SG yakni kemampuan shooting 3-point dan midrange/paint area, serta yang paling utama dari seorang SG adalah kemampuan defensenya yang akan sangat diperlukan untuk mengcover posisi nomor 1 dan 2 sekaligus.

Beberapa SG bertransformasi menjadi beberapa peran seperti 3-and-D wing, volume scorer, spot-up shooter, bahkan combo guard. Beberapa pemain yang mengisi posisi SG ini diantaranya Michael Jordan, Kobe Bryant, Dwayne Wade dan Klay Thompson. Mereka semua memiliki kemampuan defense yang sangat bagus serta scoring ability yang diatas rata-rata.

Defensive duty menjadi tugas yang tak mudah untuk SG karena dalam switching pun mereka perlu memiliki kemampuan untuk menjaga peran Small Forward & Point Guard. Namun bagi SG yang tak memiliki keahlian untuk peran defense ini, mereka dapat fokus untuk menjalankan offense dan membiarkan rekan setim mengcover sisi lemah tersebut. Contoh SG dengan status high volume scorer namun menyandang status liability defense diantaranya James Harden, Devin Booker, Bradley Beal, dan CJ McCollum

Small Forward

Umumnya posisi ini sering disebut sebagai wing atau posisi nomor 3. Namun tidak semua Small Forward mendapatkan peran wing didalam tim, ada beberapa pemain di posisi ini yang menjalankan peran point forward (ball handler) yakni Paul George dan Lebron James.

Karakteristik yang harus dimiliki untuk mengisi posisi ini yakni si pemain harus memiliki skill yang komplit terutama scoring ability seperti shoot 3-point & midrange, post-up, paint area skill, serta kemampuan fisik untuk menjadi wing defender yang tangguh.

Small Forward menjadi posisi idola karena pemain di posisi ini biasanya selalu leading di papan skor atau sering mencetak angka yang cukup banyak karena memiliki fleksibilitas di role baik sebagai cutter, wing threat ataupun dunker.

BACA JUGA  Materi Teknik Dasar Permainan Bola Basket Terlengkap

SF adalah kartu As yang menjadi andalan tim, serta mendapatkan support penuh dari pemain lainnya seperti Guard dan Big man. Posisi ini biasanya diisi oleh pemain bertinggi 196-206cm. Dan dalam pekerjaan defense, seorang SF harus mampu menjaga 3 posisi yakni PG, SG, dan SF. Sementara beberapa SF yang bagus bahkan mampu menjaga pemain di posisi nomor 4 yakni Power Forward.

Contoh pemain di posisi SF ini diantaranya Kawhi Leonard, Kevin Durant dan Jayson Tatum

Power Forward

PF umumnya terbagi menjadi dua yakni big man dan stretch 4. Big man yakni lebih sering bermain di paint area untuk mendapatkan rebound dan block, biasanya PF juga perlu memiliki kemampuan scoring untuk menyelesaikan setiap second chance atau lob threat. Pusat area permainannya biasanya di paint area dengan gerak horizontal.

Karakteristik yang dibutuhkan untuk mengisi posisi ini yakni kemampuan fisik yang mumpuni, yang biasanya tingginya hanya kalah dari Center. PF umumnya memiliki tinggi di kisaran 206-210cm dan mampu menjadi backup center dalam strategi yang lebih cepat seperti small ball atau death line up.

Dalam tugas defensenya, PF harus mampu menjaga PF lainnya. Peran utamanya yakni sebagai interior defender atau pemain yang paling sering eksis di ring untuk melakukan block atau antisipasi dari serangan lawan. Biasanya PF yang bagus pun dapat menjaga posisi lain seperti Center, SF dan SG. Power Forward dengan kemampuan shooting sering disebut sebagai stretch 4 yang akan sangat membantu tim dalam upaya mencetak angka dari berbagai situasi.

Contoh pemain yang menjalankan peran PF dengan sangat baik adalah Draymond Green, Anthony Davis dan Giannis Antetokuonmpo.

BACA JUGA  Sejarah Bola Basket Dan Perkembangannya Di Indonesia

Center

Disebut juga sebagai big man, namun perannya di area vertikal atau lurus dari garis tengah paint area tim ke paint area lawan. Peran ini juga yang banyak orang sebut sebagai rim-runner. Center umumnya merupakan pemain yang memiliki tinggi badan 7 kaki atau 213cm serta berat badan lebih dari 240 pounds.

Bertugas sebagai pelindung ring atau rim protector dari upaya forward musuh yang coba melakukan penyerangan ke paint area. Center juga memiliki tugas defense yang paling banyak dan biasanya menjalankan peran ultimate interior defender serta shot blocker.

Dalam strategi menyerang, peran Center paling utama adalah lob threat karena fisik mereka yang sangat besar.Center juga perlu mampu menjalankan beberapa strategi offensive lain seperti pick and roll & pick and pop. Peran center akan sangat krusial untuk menciptakan mismatch yang menguntungkan oleh pemain yang membawa bola.

Untuk mengisi peran center, pemain harus memiliki kemampuan untuk menjaga rim dan paint area. Meskipun beberapa center modern memiliki ukuran yang lebih kecil dari center tradisional, mereka tetap dipaksa untuk menjalankan tugas utamanya di area ini.

Jika seorang center dapat melakukan tembakan 3-point dengan baik, maka valuenya akan meningkat dan menuntungkan tim dalam hal menambah spacing sehingga makin banyak ruang yang terbuka untuk mencetak angka bagi pemain di posisi lainnya. Contoh Center terbaik saat ini diantaranya Joel Embiid, Nikola Jokic, dan Karl-Anthony Towns.

Itulah beberapa posisi utama pemain basket di lapangan, jumlah pemain basket yang bertanding akan selalu 5 di tim A dan 5 di tim B. Serta untuk pemain cadangan, mereka akan mengisi peran tersebut saat momen pergantian pemain dilakukan saat pertandingan berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *